HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

Ikhwanesia - Tersebar video hasutan pemimpin spiritual agama Budha, yaitu seorang biksu di myanmar yang terlihat gelisah dengan perkembangan umat Islam. dari video ini dapat terlihat konflik apakah sebenarnya yang melanda myanmar, etnis atau agama? Terlepas daripada itu, Islam sangat mencintai perdamaian.

video ini mulai tersebar di sosial media. satu hal yang perlu dipahami oleh umat islam Indonesia dan kepada penganut seluruh agama lainnya, lihatlah di negara yang mayoritas di kuasai oleh Muslim, maka umat agama lain akan di lindungi. bahkan, di Aceh yang melaksanakan syariat Islam, umat agama lain hidup tenang dan di lindungi, serta bebas melaksanakan ibadahnya. maka tidak perlu ada hasutan untuk mendiskreditkan Islam.

HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

semoga umat budha Indonesia, khususnya Aceh mau bersuara untuk meminta kekejian pemerintah myanmar dan buddhist di myanmar untuk dihentikan.

berikut kami kutip dari facebook tanpa kami edit kembali.

Ini Dia Biksu Budha Sumber Penghasut Umat Budha Myanmar Yang Memicu Kerusuhan Besar dengan Korban Rohingnya
-------------------------------------------------
Berdasarkan video tersebut maka bisa kita ambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Biksu ini sudah putus asa akan perkembangan Islam dan Kaum Muslimin di Myanmar.
2. Biksu ini tidak punya metode yang tepat untuk mengungguli kemajuan Islam dan kaum muslimin disana, sehingga...
3. Biksu ini harus memilih jalan pembersihan etnis berupa pembantaian untuk menghentikan perkembangan Islam dan kaum muslimin di Myanmar.
4. Biksu ini terindikasi Rasis tingkat Tinggi / Sangat parah
5. Biksu ini nyata-nyata sebagai sumber fitnah dan kerusakan di muka bumi saat ini.

Akankah Biksu Rasis ini ditangkap oleh Negara Super Power Barat untuk diadili atas nama HAM dan kemanusiaan ?
nonton videonya disini:

HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

Hasbunallah wa ni'mal wakiil...

Wallahul musta'an

Admin  /  at  Thursday, May 21, 2015  /  No comments

Ikhwanesia - Tersebar video hasutan pemimpin spiritual agama Budha, yaitu seorang biksu di myanmar yang terlihat gelisah dengan perkembangan umat Islam. dari video ini dapat terlihat konflik apakah sebenarnya yang melanda myanmar, etnis atau agama? Terlepas daripada itu, Islam sangat mencintai perdamaian.

video ini mulai tersebar di sosial media. satu hal yang perlu dipahami oleh umat islam Indonesia dan kepada penganut seluruh agama lainnya, lihatlah di negara yang mayoritas di kuasai oleh Muslim, maka umat agama lain akan di lindungi. bahkan, di Aceh yang melaksanakan syariat Islam, umat agama lain hidup tenang dan di lindungi, serta bebas melaksanakan ibadahnya. maka tidak perlu ada hasutan untuk mendiskreditkan Islam.

HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

semoga umat budha Indonesia, khususnya Aceh mau bersuara untuk meminta kekejian pemerintah myanmar dan buddhist di myanmar untuk dihentikan.

berikut kami kutip dari facebook tanpa kami edit kembali.

Ini Dia Biksu Budha Sumber Penghasut Umat Budha Myanmar Yang Memicu Kerusuhan Besar dengan Korban Rohingnya
-------------------------------------------------
Berdasarkan video tersebut maka bisa kita ambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Biksu ini sudah putus asa akan perkembangan Islam dan Kaum Muslimin di Myanmar.
2. Biksu ini tidak punya metode yang tepat untuk mengungguli kemajuan Islam dan kaum muslimin disana, sehingga...
3. Biksu ini harus memilih jalan pembersihan etnis berupa pembantaian untuk menghentikan perkembangan Islam dan kaum muslimin di Myanmar.
4. Biksu ini terindikasi Rasis tingkat Tinggi / Sangat parah
5. Biksu ini nyata-nyata sebagai sumber fitnah dan kerusakan di muka bumi saat ini.

Akankah Biksu Rasis ini ditangkap oleh Negara Super Power Barat untuk diadili atas nama HAM dan kemanusiaan ?
nonton videonya disini:

HEBOH! Tersebar Video Pidato Biksu Myanmar Tentang Islam

Hasbunallah wa ni'mal wakiil...

Wallahul musta'an

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Ikhwanesia - Media Turki Beritakan Kebaikan Aceh Membantu Pengungsi Rohingya

Salah satu media di Turki mengapresiasi kepedulian masyarakat Aceh dalam membantu pengungsi Rohingya yang terdampar di lautan lepas dan menariknya ke daratan. Aksi spontanitas yang diberikan warga Aceh menjadi berita yang diulas Harian Yeni Safak di Turki, edisi Minggu (17/5/2015).

Yeni Safak merupakan media yang dekat dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang sukses mengantarkan Recep Tayyeb Erdogan sebagai Presiden Turki.

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia
Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Media itu mengulas kebaikan masyarakat Aceh yang membantu muslim Rohingya (Arakan) yang terdampar di Aceh Utara, Langsa, dan di Aceh Tamiang beberapa hari lalu. "Ace'ye 582 Arakan" demikian salah satu sub judul pada berita terkait bagaimana warga Aceh membantu pengungsi Rohingya.

Teuku Zulkhairi melalui akun facebooknya membagi foto media tersebut, saat ini ia sedang berada di Turki bersama Koordinator Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Indonesia, Teuku Farhan.

Mereka berdua mendapat kehormatan mengungjungi negara itu dalam kaitan peresmian salah satu media di Turki dan pertemuan pekerja media yang konsen pada isu-isu Islam dari berbagai negara.

"Ini membuktikan, satu sisi publik Turki dan medianya semakin mengenal Aceh... Dan di sisi lain, kerja masyarakat Aceh yang membantu pengungsi Rohingya telah menjdi kerja-kerja dalam skala peradaban, Subhanallah," tulis Teuku Zulkhairi. (Tribunnews)

***

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Muhajirin abad modern dari Rohingya, dan Anshar abad ini masyarakat Aceh.

Selamat bagi orang-orang Aceh yang sudah mendapatkan kemuliaan itu.

Insyaallah, saudara-saudara muslim mu dari daerah lainnya ikut ambil bagian melakukan perbuatan mulia itu.

Semoga rahmat dan keberkahan dari Allah berkucuran bagi Aceh dan penduduknya sampai kepada anak cucu keturunan mereka semua.

(Zulfi Akmal)

sejak masa kekhalifahan dahulu hingga sekarang Aceh memang dekat dengan Turki. dan selama ini Aceh dituding melanggar HAM dengan syariat Islamnya, Namun, Aceh membuktikan bahwa dengan syariat Islam kita bisa membangun peradaban dan karakter kemanusiaan yang berangsur-angsur semakin bercitarasa peradaban yang tinggi.

Admin  /  at  Thursday, May 21, 2015  /  No comments

Ikhwanesia - Media Turki Beritakan Kebaikan Aceh Membantu Pengungsi Rohingya

Salah satu media di Turki mengapresiasi kepedulian masyarakat Aceh dalam membantu pengungsi Rohingya yang terdampar di lautan lepas dan menariknya ke daratan. Aksi spontanitas yang diberikan warga Aceh menjadi berita yang diulas Harian Yeni Safak di Turki, edisi Minggu (17/5/2015).

Yeni Safak merupakan media yang dekat dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang sukses mengantarkan Recep Tayyeb Erdogan sebagai Presiden Turki.

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia
Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Media itu mengulas kebaikan masyarakat Aceh yang membantu muslim Rohingya (Arakan) yang terdampar di Aceh Utara, Langsa, dan di Aceh Tamiang beberapa hari lalu. "Ace'ye 582 Arakan" demikian salah satu sub judul pada berita terkait bagaimana warga Aceh membantu pengungsi Rohingya.

Teuku Zulkhairi melalui akun facebooknya membagi foto media tersebut, saat ini ia sedang berada di Turki bersama Koordinator Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Indonesia, Teuku Farhan.

Mereka berdua mendapat kehormatan mengungjungi negara itu dalam kaitan peresmian salah satu media di Turki dan pertemuan pekerja media yang konsen pada isu-isu Islam dari berbagai negara.

"Ini membuktikan, satu sisi publik Turki dan medianya semakin mengenal Aceh... Dan di sisi lain, kerja masyarakat Aceh yang membantu pengungsi Rohingya telah menjdi kerja-kerja dalam skala peradaban, Subhanallah," tulis Teuku Zulkhairi. (Tribunnews)

***

Kebaikan Aceh Pada Rohingnya Jadi Pemberitaan Dunia

Muhajirin abad modern dari Rohingya, dan Anshar abad ini masyarakat Aceh.

Selamat bagi orang-orang Aceh yang sudah mendapatkan kemuliaan itu.

Insyaallah, saudara-saudara muslim mu dari daerah lainnya ikut ambil bagian melakukan perbuatan mulia itu.

Semoga rahmat dan keberkahan dari Allah berkucuran bagi Aceh dan penduduknya sampai kepada anak cucu keturunan mereka semua.

(Zulfi Akmal)

sejak masa kekhalifahan dahulu hingga sekarang Aceh memang dekat dengan Turki. dan selama ini Aceh dituding melanggar HAM dengan syariat Islamnya, Namun, Aceh membuktikan bahwa dengan syariat Islam kita bisa membangun peradaban dan karakter kemanusiaan yang berangsur-angsur semakin bercitarasa peradaban yang tinggi.

Posted in: , , , Read Complete Article»

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015

Ikhwanesia - Laga besar akan kembali tersaji di pentas kompetisi elite benua biru, Liga Champions, yang sudah memasuki fase semifinal.

Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) mengubah format undian fase grup Liga Champions. Saat ini, format undian fase grup menggunakan peringkat koefisien yang ditentukan oleh akumulasi nilai klub dalam lima tahun terakhir.

UEFA menilai cara tersebut sudah tidak cocok digunakan saat ini. Oleh karena itu mulai musim depan atau 2015-2016, diberlakukan format undian yang baru. Pot tim unggulan akan berisikan juara pada tahun sebelumnya, serta juara di tujuh kompetisi tertinggi di Eropa.

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015

Penilaian tujuh kompetisi tertinggi Eropa itu dinilai dari liga dari negara yang berada dalam posisi tujuh besar peringkat koefisien Eropa. Peringkat itu juga ditentukan akumulasi nilai klub-klub dari negara bersangkutan dalam lima tahun terakhir.

Sekjen UEFA, Gianni Infantino, mengatakan format pengundian baru tersebut dinilai lebih adil dan didasarkan prestasi olahraga.

Sesuai dengan hasil undian semifinal yang baru saja berlangsung di markas UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (24/2015), Barcelona akan berhadapan dengan Bayern Muenchen.

Sementara itu juara bertahan Real Madrid akan berhadapan dengan raksasa Italia, Juventus, yang baru kali ini lolos ke semifinal setelah absen dalam 12 tahun terakhir.

Berikut hasil undian semifinal Champions:
Barcelona vs Bayern Muenchen
Juventus vs Real Madrid.

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015
Admin  /  at  Friday, April 24, 2015  /  No comments

Ikhwanesia - Laga besar akan kembali tersaji di pentas kompetisi elite benua biru, Liga Champions, yang sudah memasuki fase semifinal.

Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) mengubah format undian fase grup Liga Champions. Saat ini, format undian fase grup menggunakan peringkat koefisien yang ditentukan oleh akumulasi nilai klub dalam lima tahun terakhir.

UEFA menilai cara tersebut sudah tidak cocok digunakan saat ini. Oleh karena itu mulai musim depan atau 2015-2016, diberlakukan format undian yang baru. Pot tim unggulan akan berisikan juara pada tahun sebelumnya, serta juara di tujuh kompetisi tertinggi di Eropa.

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015

Penilaian tujuh kompetisi tertinggi Eropa itu dinilai dari liga dari negara yang berada dalam posisi tujuh besar peringkat koefisien Eropa. Peringkat itu juga ditentukan akumulasi nilai klub-klub dari negara bersangkutan dalam lima tahun terakhir.

Sekjen UEFA, Gianni Infantino, mengatakan format pengundian baru tersebut dinilai lebih adil dan didasarkan prestasi olahraga.

Sesuai dengan hasil undian semifinal yang baru saja berlangsung di markas UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (24/2015), Barcelona akan berhadapan dengan Bayern Muenchen.

Sementara itu juara bertahan Real Madrid akan berhadapan dengan raksasa Italia, Juventus, yang baru kali ini lolos ke semifinal setelah absen dalam 12 tahun terakhir.

Berikut hasil undian semifinal Champions:
Barcelona vs Bayern Muenchen
Juventus vs Real Madrid.

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champion 2015

Posted in: Read Complete Article»

Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham

Ikhwanesia - Sebelumnya sudah dibahas tentang kasus penipuan yang dituding kepada Gusti Ilham Munthe (Baca: Gusti Ilham Dalimunthe Dituding Menipu di Aceh). Terkait kabar tentang sosok Muallaf Gusti Ilham Ramadhan Munthe, yang yang dituding memprovokasi dan janggal indetitasnya bahkan sempat membongkar nama-nama sejumlah pendeta yang dituding berasa dari Aceh, khususnya dari kabupaten Pidie dibantah keras olehnya.

Ketika dikonfirmasi oleh Reporter statusaceh.com Selasa 21 April 2015, Gusti mengatakan dirinya tidak pernah memprovokatif, tetapi dia hanya meluruskan dan dia juga membenarkan kalau beberapa orang Aceh telah murtat dan jadi pendeta di beberapa Gereja di Indonesia dan simak tanggapan Gusti dibawah ini.

Sebenarnya ini masalah kebakaran jenggot orang-orang Nasrani yang ada di Aceh terutama yang di Banda Aceh yang mengetasnamakan Forum Komunikasi Antar Umat beragama itu, masalah kebakaran jenggotnya bukan masalah dakwah, kalau masalah dakwah saya itu sudah lama, dan pada tahun 2007 saya di undang untuk kuliah umum di Fakultas Tarbiah IAIN, disitulah saya bongkar habis, setelah itu di fakultas pertanian Unsyiah juga saya bongkar, tapi tidak kebakaran jenggot.

Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham

Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham

Tahun 2012, disaat saya ceramah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di salah satu Dayah di Lampeunurut Aceh Besar itu juga saya bongkar habis, tapi tidak ada jadi masalah, dan disaat saat diundang sebagai pemateri dalam pertemuan komonitas Wartawan Pencinta Syariat dengan tema 4 Pilar Kebangsaan yang di hadiri oleh salah satu anggota DPR-RI dari partai PKS Nasir Jamil , kan sudah saya bongkar juga disitu, bahkan sudah beredar melalui rekaman-rekaman melalui HP, juga mereka tidak kebakaran jenggot.

Dimana mereka kebakaran jenggot? disaat buku tentang isi daripada program-program Misionaris itu tersebar keseluruh pelosok yang ada diwilayah Timur Aceh itulah yang membuat mereka kebakaran jenggot, sebenarnya buku tersebut di ambil oleh salah seorang Teungku juga, sahabat dan guru saya juga dari tulisan goresan tangan saya yang saya buat ditahun 2004.

Disitu saya tulis kisah perjalanan hidup dan kenapa saya dikirim ke Aceh, dan program-program apa saja yang saya ambil untuk memurtatkan rakyat Aceh, lalu dia ambil,dia dan copy dia print kembali termasuk ada beberapa nama tokoh Gereja yang berasal dari Agama Islam juga dari Aceh. jadi bahkan ada beberapa nama yang murtad tapi dia belum jadi pendeta, salah satu contoh Rahmi, dan saya tidak menulis Rahmi itu jadi Pendeta, tapi disitu ditulis jadi Pendeta, jadi disitu jumlahnya 15 orang, makanya disaat saya baca buku yang beredar tersebut dengan jumlah 15 orang, saya jumpai, Abi, ini Rahmi bukan Pendeta, tapi tidak apa-apa kata Abi, bisa dipertanggung jawabkan saya bilang.

Kalau masalah dia kristen saya bertanggung jawab jika dia murtad, tapi masalah dia pendeta saya tidak bertanggungjawab. jadi yang yang disangkal tukang kayu, kalau benar saya tukang kayu silahkan dia membuktikan siapa ayah saya, dan dia juga mengatakan saya tinggalnya berpindah-pindah, bahkan ada 8 indetitas saya, dan yang jadi pertanyaanya, bisakah dia membuktikan salah satu dari 8 indetitas saya.

Dan saya juga diisukan di usir dari Tangse, dan sampai detik ini saya masih diterima oleh masyarakat Tangse, bahkan KTP saya KTP Rubek Tangse walaupun saya pernah minta pindah ke Lhoknga. kenapa saya masih ada KTP Rubek, terutama Geuchik di Meunasah Bungong kemukiman Rubek kecamatan Delima Pidie tidak mau mengeluarkan surat pindah untuk saya, kenapa,? karena dia berharap saya memang tidak pindah dari situ, rencananya saya pindah ke Lhoknga Aceh Besar karena Istri saya di terima sebagai Cleaning Servis di RSUZA, kan tidak mungkin saya disini, istri disitu.

Jadi pernyataan masalah pendeta itu bukan rahasia lagi, salah satu contoh Muhammad Hasan itu asli orang Lamlo Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie, Pendeta yang sudah meninggal 4 bulan yang lalu di Medan yaitu Pendeta Yohanes Mahmud yang nama aslinya adalah Abdullah bahkan saudara sepupu dia sendiri mengakui, yang dari Kunyet yang di Cengkareng bahkan ada salah satu pengurus Gereja Khatolik di Brastagi juga orang Aceh, bahkan ada Alkitab yang berbahasa Aceh yang diterjemahkan oleh Pendeta Yohanes Mahmud dan pendeta Muhammad Zaini.

Jadi sanggahan-sanggahan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama itu sebenarnya mereka, ya saya bilang "Lempar batu sembunyi tangan", dan mereka juga menyanggah tidak ada pemurtadan di Aceh, mereka menyanggah tidak ada pendangkalan Akidah di Aceh, bahkan bukan rahasia umum lagi, bahkan sebelum saya dakwah besar-besaran, beberapa bulan yang lalu Aceh dihebohkan dengan penjabaran buku-buku bernuangsa Kristen.tuturnya.

Dikirim kekantor Camat dengan paket CD, Buku dan bakan ditangkap tangannya 2 orang yang berasal dari Komunitas gereja, yang laki berasal dari Manado, yang perempuan berasal dari Sumut sedang menyebarkan buku dan CD kristen di taman Rusa Kecamatan Kuta Makmur, Sibreh Aceh Besar, itukan bukti, dan sebelumnya juga di tangkap tangannya 2 orang lagi laki dan perempuan, orang yang dari komunitas Gereja sedang membaktis salah satu warga di perumhan Jecky Chan Neuheun Aceh Besar.

Pemurtadan 21 orang di Meulaboh itu sebagai bukti pendangkalan Akidah, jadi masalah misionaris kenapa mereka harus kebakaran jenggot.

Dan saya juga memperlihatkan bukti lain yaitu Gafatar yang sama dengan Millata Abraham tukasnya.

Misionaris sebenarnya sekelompok orang yang menyebarkan satu agama kepada orang yang sudah beragama,tidak mesti umat Islam, Nasrani, Buddha, Hindu juga menjadi sasaran nya, misionaris lahir dari sekelompok orang yang awal mulanya beragama Kristen yang percaya kepada Jesus Kristus, namun karena ada campur tangan orang orang Yahudi, Majusi dan Saduki,maka mereka keluar dari pada agama Kristen dan mendiri kan sebuah kelompok Gereja setan ( church of satan) yang di dirikan pada tahun 1966 di London Inggris oleh Antoni Lavey, kelompok mereka berusaha keras untuk merangkul umat sebanyak banyak nya,karena di Indonesia yang mayoritasnya islam.

Jadi yang menjadi sasaran nya ialah umat islam, yang saya heran kan mengapa komunitas Gereja di Banda Aceh kebakaran jenggot?

Akhiri Gusti Ilham seraya mengatakan " INDAH PADA WAKTUNYA. "

(Reporter: Husni - sumber: statusaceh.com)

demikianlah ulasan tentang Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham.
Admin  /  at  Tuesday, April 21, 2015  /  No comments

Ikhwanesia - Sebelumnya sudah dibahas tentang kasus penipuan yang dituding kepada Gusti Ilham Munthe (Baca: Gusti Ilham Dalimunthe Dituding Menipu di Aceh). Terkait kabar tentang sosok Muallaf Gusti Ilham Ramadhan Munthe, yang yang dituding memprovokasi dan janggal indetitasnya bahkan sempat membongkar nama-nama sejumlah pendeta yang dituding berasa dari Aceh, khususnya dari kabupaten Pidie dibantah keras olehnya.

Ketika dikonfirmasi oleh Reporter statusaceh.com Selasa 21 April 2015, Gusti mengatakan dirinya tidak pernah memprovokatif, tetapi dia hanya meluruskan dan dia juga membenarkan kalau beberapa orang Aceh telah murtat dan jadi pendeta di beberapa Gereja di Indonesia dan simak tanggapan Gusti dibawah ini.

Sebenarnya ini masalah kebakaran jenggot orang-orang Nasrani yang ada di Aceh terutama yang di Banda Aceh yang mengetasnamakan Forum Komunikasi Antar Umat beragama itu, masalah kebakaran jenggotnya bukan masalah dakwah, kalau masalah dakwah saya itu sudah lama, dan pada tahun 2007 saya di undang untuk kuliah umum di Fakultas Tarbiah IAIN, disitulah saya bongkar habis, setelah itu di fakultas pertanian Unsyiah juga saya bongkar, tapi tidak kebakaran jenggot.

Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham

Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham

Tahun 2012, disaat saya ceramah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di salah satu Dayah di Lampeunurut Aceh Besar itu juga saya bongkar habis, tapi tidak ada jadi masalah, dan disaat saat diundang sebagai pemateri dalam pertemuan komonitas Wartawan Pencinta Syariat dengan tema 4 Pilar Kebangsaan yang di hadiri oleh salah satu anggota DPR-RI dari partai PKS Nasir Jamil , kan sudah saya bongkar juga disitu, bahkan sudah beredar melalui rekaman-rekaman melalui HP, juga mereka tidak kebakaran jenggot.

Dimana mereka kebakaran jenggot? disaat buku tentang isi daripada program-program Misionaris itu tersebar keseluruh pelosok yang ada diwilayah Timur Aceh itulah yang membuat mereka kebakaran jenggot, sebenarnya buku tersebut di ambil oleh salah seorang Teungku juga, sahabat dan guru saya juga dari tulisan goresan tangan saya yang saya buat ditahun 2004.

Disitu saya tulis kisah perjalanan hidup dan kenapa saya dikirim ke Aceh, dan program-program apa saja yang saya ambil untuk memurtatkan rakyat Aceh, lalu dia ambil,dia dan copy dia print kembali termasuk ada beberapa nama tokoh Gereja yang berasal dari Agama Islam juga dari Aceh. jadi bahkan ada beberapa nama yang murtad tapi dia belum jadi pendeta, salah satu contoh Rahmi, dan saya tidak menulis Rahmi itu jadi Pendeta, tapi disitu ditulis jadi Pendeta, jadi disitu jumlahnya 15 orang, makanya disaat saya baca buku yang beredar tersebut dengan jumlah 15 orang, saya jumpai, Abi, ini Rahmi bukan Pendeta, tapi tidak apa-apa kata Abi, bisa dipertanggung jawabkan saya bilang.

Kalau masalah dia kristen saya bertanggung jawab jika dia murtad, tapi masalah dia pendeta saya tidak bertanggungjawab. jadi yang yang disangkal tukang kayu, kalau benar saya tukang kayu silahkan dia membuktikan siapa ayah saya, dan dia juga mengatakan saya tinggalnya berpindah-pindah, bahkan ada 8 indetitas saya, dan yang jadi pertanyaanya, bisakah dia membuktikan salah satu dari 8 indetitas saya.

Dan saya juga diisukan di usir dari Tangse, dan sampai detik ini saya masih diterima oleh masyarakat Tangse, bahkan KTP saya KTP Rubek Tangse walaupun saya pernah minta pindah ke Lhoknga. kenapa saya masih ada KTP Rubek, terutama Geuchik di Meunasah Bungong kemukiman Rubek kecamatan Delima Pidie tidak mau mengeluarkan surat pindah untuk saya, kenapa,? karena dia berharap saya memang tidak pindah dari situ, rencananya saya pindah ke Lhoknga Aceh Besar karena Istri saya di terima sebagai Cleaning Servis di RSUZA, kan tidak mungkin saya disini, istri disitu.

Jadi pernyataan masalah pendeta itu bukan rahasia lagi, salah satu contoh Muhammad Hasan itu asli orang Lamlo Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie, Pendeta yang sudah meninggal 4 bulan yang lalu di Medan yaitu Pendeta Yohanes Mahmud yang nama aslinya adalah Abdullah bahkan saudara sepupu dia sendiri mengakui, yang dari Kunyet yang di Cengkareng bahkan ada salah satu pengurus Gereja Khatolik di Brastagi juga orang Aceh, bahkan ada Alkitab yang berbahasa Aceh yang diterjemahkan oleh Pendeta Yohanes Mahmud dan pendeta Muhammad Zaini.

Jadi sanggahan-sanggahan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama itu sebenarnya mereka, ya saya bilang "Lempar batu sembunyi tangan", dan mereka juga menyanggah tidak ada pemurtadan di Aceh, mereka menyanggah tidak ada pendangkalan Akidah di Aceh, bahkan bukan rahasia umum lagi, bahkan sebelum saya dakwah besar-besaran, beberapa bulan yang lalu Aceh dihebohkan dengan penjabaran buku-buku bernuangsa Kristen.tuturnya.

Dikirim kekantor Camat dengan paket CD, Buku dan bakan ditangkap tangannya 2 orang yang berasal dari Komunitas gereja, yang laki berasal dari Manado, yang perempuan berasal dari Sumut sedang menyebarkan buku dan CD kristen di taman Rusa Kecamatan Kuta Makmur, Sibreh Aceh Besar, itukan bukti, dan sebelumnya juga di tangkap tangannya 2 orang lagi laki dan perempuan, orang yang dari komunitas Gereja sedang membaktis salah satu warga di perumhan Jecky Chan Neuheun Aceh Besar.

Pemurtadan 21 orang di Meulaboh itu sebagai bukti pendangkalan Akidah, jadi masalah misionaris kenapa mereka harus kebakaran jenggot.

Dan saya juga memperlihatkan bukti lain yaitu Gafatar yang sama dengan Millata Abraham tukasnya.

Misionaris sebenarnya sekelompok orang yang menyebarkan satu agama kepada orang yang sudah beragama,tidak mesti umat Islam, Nasrani, Buddha, Hindu juga menjadi sasaran nya, misionaris lahir dari sekelompok orang yang awal mulanya beragama Kristen yang percaya kepada Jesus Kristus, namun karena ada campur tangan orang orang Yahudi, Majusi dan Saduki,maka mereka keluar dari pada agama Kristen dan mendiri kan sebuah kelompok Gereja setan ( church of satan) yang di dirikan pada tahun 1966 di London Inggris oleh Antoni Lavey, kelompok mereka berusaha keras untuk merangkul umat sebanyak banyak nya,karena di Indonesia yang mayoritasnya islam.

Jadi yang menjadi sasaran nya ialah umat islam, yang saya heran kan mengapa komunitas Gereja di Banda Aceh kebakaran jenggot?

Akhiri Gusti Ilham seraya mengatakan " INDAH PADA WAKTUNYA. "

(Reporter: Husni - sumber: statusaceh.com)

demikianlah ulasan tentang Dituding Menipu, Ini Tanggapan Gusti Ilham.

Posted in: , Read Complete Article»
Copyright © 2015 | Thanks to Amazing Albums. App Centers. Google

Ikhwanesia